Agen Bola Online – Maurizio Sarri di Juventus: Evaluasi Awal dan Tantangan ke Depan

Agen Bola Online - Maurizio Sarri di Juventus: Evaluasi Awal dan Tantangan ke Depan

Agen Bola Online – Maurizio Sarri di Juventus: Evaluasi Awal dan Tantangan ke Depan

Agen Bola Online – Maurizio Sarri di Juventus: Evaluasi Awal dan Tantangan ke Depan
Agen Bola Online - Maurizio Sarri di Juventus: Evaluasi Awal dan Tantangan ke Depan
Agen Bola Online Starball88.net – Berita Bola  – Legenda Arsenal, Paul Merson kembali menyuarakan ketidakpuasannya terhadap Unai Emery. Merson meminta manajemen Arsenal segera mengganti sang pelatih dengan manajer Leicester City, Brendan Rodgers.

Sejak tahun 2018 kemarin, Emery menjabat sebagai pelatih kepala Arsenal. Ia menggantikan Arsene Wenger yang mengundurkan diri dari jabatannya selaku juru taktik Arsenal.

Sempat dipuji karena membuat progress yang bagus di Arsenal, belakangan ini banyak kritikan yang menghampiri eks pelatih PSG itu. Hal ini tidak terlepas dari sejumlah hasil buruk yang diterima oleh Arsenal dalam satu bulan Musim ini, Juventus memulai era baru bersama pelatih anyar Maurizio Sarri. Pencapaian mereka sejauh ini sangat positif. Dari segi hasil, awal era Sarri di Juventus terbilang mulus dan tak menemui kendala berarti. Bagaimana ke depannya nanti?

Juventus memimpin klasemen sementara Serie A dengan keunggulan satu poin atas Inter Milan hingga pekan ke-12. Di Liga Champions, tim besutan Sarri juga telah memastikan kelolosan ke babak 16 besar dengan dua laga tersisa.

Juventus telah memainkan 16 pertandingan resmi di bawah kepelatihan Sarri. Hasilnya, mereka masih kebal, dengan 13 kali menang dan tiga kali seri. Bianconeri juga telah mencetak 29 gol dan baru kebobolan 13 kali.

Sepanjang sejarah Juventus, hanya ada satu pelatih yang pernah mencatatkan jumlah kemenangan lebih banyak dalam 16 laga pertamanya. Scroll terus ke bawah.terakhir.

Merson percaya bahwa saat ini satu-satunya yang bisa menyelamatkan Arsenal saat ini adalah Brendan Rodgers. “Saya rasa Rodgers adalah salah satu pelatih terbaik di Inggris saat ini,” beber Merson kepada Sky Sports.

Baca komentar lengkap legenda Arsenal itu di bawah ini.

Pelatih tersebut adalah Jesse Carver, yang menangani Juventus periode 1949-1951 silam. Sama seperti Sarri, eks pelatih asal Inggris itu juga melalui 16 laga pertamanya sebagai pelatih Juventus tanpa kekalahan.

Namun, Jesse Carver mencatatkan satu kemenangan lebih banyak.

16 Laga pertama Jesse Carver sebagai pelatih Juventus (1949)

Menang: 14
Imbang: 2
Kalah: 0.
16 Laga pertama Maurizio Sarri sebagai pelatih Juventus (2019)

Menang: 13
Imbang: 3
Kalah: 0.
Musim 1949/50 itu, musim pertamanya di Turin, Jesse Carver sukses membawa Bianconeri meraih Scudetto Serie A. Waktu itu, mereka jadi juara dengan perolehan total 62 poin dari 38 pertandingan (M28 S6 K4).

Juventus musim itu memenangi persaingan melawan AC Milan (57 poin) dan Inter Milan (49 poin).

Pertandingan: 16

Menang: 13

Imbang: 3

Kalah: 0

Gol: 29

Kebobolan: 13.

  • 24-08-2019 Parma 0-1 Juventus (Serie A)
  • 01-09-2019 Juventus 4-3 Napoli (Serie A)
  • 14-09-2019 Fiorentina 0-0 Juventus (Serie A)
  • 19-09-2019 Atletico Madrid 2-2 Juventus (UCL)
  • 21-09-2019 Juventus 2-1 Verona (Serie A)
  • 25-09-2019 Brescia 1-2 Juventus (Serie A)
  • 28-09-2019 Juventus 2-0 SPAL (Serie A)
  • 02-10-2019 Juventus 3-0 Leverkusen (UCL)
  • 07-10-2019 Inter Milan 1-2 Juventus (Serie A)
  • 20-10-2019 Juventus 2-1 Bologna (Serie A)
  • 23-10-2019 Juventus 2-1 Lokomotiv Moscow (UCL)
  • 26-10-2019 Lecce 1-1 Juventus (Serie A)
  • 31-10-2019 Juventus 2-1 Genoa (Serie A)
  • 03-11-2019 Torino 0-1 Juventus (Serie A)
  • 07-11-2019 Lokomotiv Moscow 1-2 Juventus (UCL)
  • 11-11-2019 Juventus 1-0 AC Milan (Serie A).

Hingga pertandingan ke-16, hanya ada satu pemain Juventus yang tak pernah absen dari tim racikan Sarri. Pemain tersebut adalah bek sentral dan wakil kapten Leonardo Bonucci.

Sementara itu, Cristiano Ronaldo sementara masih menjadi sumber gol utama. Bintang Portugal itu telah mencetak enam gol dalam 14 penampilannya.

10 Pemain yang paling sering diturunkan Sarri di Juventus:

  • Leonardo Bonucci – 16 Pertandingan
  • Miralem Pjanic – 15 Pertandingan
  • Sami Khedira – 15 Pertandingan
  • Cristiano Ronaldo – 14 Pertandingan
  • Alex Sandro – 14 Pertandingan
  • Blaise Matuidi – 14 Pertandingan
  • Gonzalo Higuain – 14 Pertandingan
  • Juan Cuadrado – 14 Pertandingan
  • Paulo Dybala – 14 Pertandingan
  • Rodrigo Bentancur – 13 Pertandingan.

Pemain-pemain yang telah mencetak gol untuk Sarri di Juventus:

  • 6 – Cristiano Ronaldo
  • 5 – Paulo Dybala
  • 3 – Gonzalo Higuain, Miralem Pjanic
  • 2 – Aaron Ramsey
  • 1 – Leonardo Bonucci, Blaise Matuidi, Juan Cuadrado, Matthijs de Ligt, Federico Bernardeschi, Danilo, Douglas Costa, Giorgio Chiellini.

Di Juventus sejauh ini, Sarri tercatat telah menerapkan empat formasi berbeda. Yang paling sering adalah 4-3-1-2, yakni sembilan kali.

Formasi 4-3-1-2: Szczesny; Cuadrado, Bonucci, de Ligt, Sandro; Khedira, Pjanic, Matuidi; Bernardeschi; Dybala/Higuain, Ronaldo.

Rekornya dengan 4-3-1-2 adalah M8 S1 K0. Agregat golnya 16-6.

Berikut tiga formasi yang lain.

  • Formasi 4-3-3: M3 S1 K0, gol 9-6.
  • Formasi 4-1-2-1-2: M2 S0 K0, gol 4-1.
  • Formasi 4-4-2: M0 S1 K0, gol 0-0.

Pada 1949/50 silam, Jesse Carver sukses membawa Juventus menyabet Scudetto Serie A di musim pertamanya. Mampukah Sarri mengikuti jejaknya?

Jika itu benar terjadi, berarti Juventus bakal melanjutkan dominasinya di Serie A, dengan Scudetto beruntun mereka yang ke-9.

Tak kalah penting adalah kompetisi Eropa.

Juventus baru dua kali menjuarai Europena Cup/Liga Champions, yakni di edisi 1984/85 dan 1995/96. Tantangan terbesar buat Sarri adalah untuk membawa Bianconeri meraih titel mereka yang ketiga.